Saturday, December 31, 2011

Iklan Jawatan Kosong !! 2012





Iklan Jawatan Kosong !!
SEMUA AKAN DIKEHENDAKI HADIR TANPA SEBARANG PENGECUALIAN

KEKOSONGAN JAWATAN: 

A. Ahli Syurga Dari Awal. 
B. Ahli Neraka Dari Awal. 
C. Ahli Neraka Sementara Kemudian Akan Dilantik Jadi Ahli Syurga. 

EMPAT GANJARAN LUMAYAN 
(khas untuk jawatan A)

1. Nikmat kubur. 
2. Perlindungan di Padang Mahsyar. 
3. Keselamatan Meniti Titian Sirat. 
4. Syurga yang kekal abadi.
TARIKH TEMUDUGA: Bila-bila masa secara adhoc bermula dari saat membaca iklan ini. 

LOKASI TEMUDUGA: 

Di dalam kubur (alam barzakh). 

KELAYAKAN: 

Anda tidak perlu bawa siji-sijil,termasuk sijil saham termasuk saham Internet. Anda tidak perlu bawa pingat , Mercedes mata belalang atau kad kredit. Anda tidak perlu bawa wang atau harta serta emas yang anda kumpul. Anda tidak perlu berparas rupa yg cantik, hensem atau berbadan tegap atau seksi.

Monday, December 26, 2011

Put Your Foot Into My Shoe



Put Your Foot Into My Shoe 

Senang kan nak suruh orang letak kaki dia dalam kasut kita....tapi
sebenarnya dalam kehidupan berapa ramai orang yang sudi utk izinkan
org lain untuk memakai kasutnya ,walau seburuk manapun rasanya kita
tak sanggup orang lain memakai kasut kita...kalau kasut baru tu
mungkin bolehlah setakat mencuba....emmm. Tapi hakikat sebenar dalam
kehidupan ni mana ada org sudi pinjamkan kasut baru dia...aku sendiri
pun tak suka kalau orang pinjam kasut aku. tapi kalau setakat cuba je
oklah....Tapi itupun rasa ngilu je... maklumlah kasut kesayangan.

Tapi dalam  kehidupan maknanya meletakkan diri dalam situasi orang
lain tapi aku kaitkan dengan kasut sebbab samalah dengan kehidupan
sebenar. Orang boleh mengutuk dan mengata apa saja tentang kehidupan
kita tapi apa yang pasti hak kita sendirilah untuk menilai kehidupan
kita. apa hak orang kalau setakat nak mengata ...macam kasutlah kalau
kita dah suka dengan kasut yang kita pakai apa hak orang lain nak
mengata.... Kalau kasut RM2.00 sekalipun kalau kita suka dan itu je
yang kita mampu apa orang peduli..Tapi kalau tuanku permaisuri pakai
kasut RM2 mesti ada orang pedulikan sebab yelah dia ada tuan
penasihat... . Haaaaa , berbalik kepada kasut kita sendiri berapa
ramailah yang selalu mencuba kasut orang lain dan berapa ramai yang
suka mencuba kasut koyak atau buruk orang? Samalah dengan kehidupan
ini berapa ramai orang yang sudi merasai keperitan orang
lain......Kalau kegembiraan ,kenikmatan, kemewahan dan keselesaan
mungkin ada yang ingin merasa tapi ikhlaskah... ...kalau ada org bila
tengok kasut org cantik mulalah mencebek tanya harga kalau mahal
dikatanya 'tak berbaloi' kalau murah pula 'mesti tak berkualiti'.
Pendek kata ada je yang tak kena.Tapi tak semua macam tu tepuk dada
tanya minda golongan mana kita ni.....harap- harap tu biarlah golongan
yang mengucapkan syukur bila melihat kelebihan orang lain.
Alhamdulillah ....doakan kebaikan orang lain insyaAllah akan ttiba
masanya kita pun dapat pakai kasut baru dan selesa ...

Mulai hari ini kalau tengok kasut orang buruk janganlah menghina atau
mengeji tapi cukuplah sekadar bersimpati macam mana peritnya kaki
sipemakai itu menderita. Kalau ada duit lebih hulurkanlah bantuan
untuk dia dapatkan kasut yang baik juga kalau tak seperti kita pakai
cukuplah dapat mengalas kaki dia dari terluka....Nak pinjamkan kasut
anda? Terpulang.

Hidup ini bagaikan kasut jadi jangan cemburu kasut orang lain yang
indah sebab kita tidak tahu susah getir pemiliknya hendak memiliki
kasut tu....mungkin seluruh kehidupannya sebelum ini adalah penuh onak
dan duri mencucuk sebelum memiliki kasut yang indah itu...Dan kalau
kita memiliki kasut yang hebat sekalipun ....ingatlah satu hari kita
tak akan perlukan ia lagi...segala kemungkinan akan berlaku hilang,
dicuri ,dipinjam orang atau sebagainya.. ...kaitkanlah dengan kehidupan
kita....janganlah kita berbangga dengan apa yang kita miliki hari ini
dan menghina orang lain sebab kemungkinan kita juga akan diuji.Dunia
ini hanyalah pinjaman semata....akhirat yang kekal selamanya.

-- 
Muhasabah diri sendiri..... Berapa banyak kasut dah aku pakai selama
ini?..Tapi Hidup hanya sekali

Kisah Gelas dan Danau



Kisah Gelas dan Danau  
Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika belakangan ini wajahnya tampak sangat murung..
"kenapa kau selalu murung, nak? 
Bukankah banyak hal indah di dunia ini? 
Kemana hilangnya wajah bersyukurmu ? ", Tanya guru itu...
"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah, sulit bagi saya untuk tersenyum. 

Masalah datang seperti tak ada habisnya"... jawab murid tersebut dengan lesu. 
Sang guru tertawa terkekeh mendengar keluh muridnya tersebut.
"Nak, ambilah segelas air, dan dua genggam garam..akan kuperbaiki suasana hatimu itu 

" Si murid pun beranjak pelan tak semangat melaksanakan perintah guru itu, tak lama kemudian ia kembali sambil membawa segelas air dan 2 genggam garam.
"Coba kau ambil segenggam garam dan masukkan kedalam gelas itu, kemudian kau minum airnya sedikit".. perintah guru tersebut.

Si murid pun melaksanakannya, dan wajahnya kini meringis karena meminum air asin itu...
"Bagaimana rasanya?".. Tanya sang guru"Asin dan perutku mual rasanya"..jawab sang murid sambil meringis.

Sang guru pun terkekeh melihat wajah muridnya tersebut.
"Sekarang kau ikut aku". 

Sang guru membawa muridnya ke pinggir danau dan 
> menyuruh muridnya menebarkan garam yang tersisa ke danau tersebut.

Si murid langsung menebarkan garam yang tersisa sambil menahan rasa asin dimulutnya yang belum hilang, Rasanya ingin meludah , tapi sungguh tidak sopan jika dilakukan di depan guru, pikirnya...
"Sekarang kau coba minum air danau itu"..pinta guru itu sambil mencari batu yang datar untuk di duduki nya di samping danau itu.

Sang murid menangkupkan kedua tangannya untuk mengambil air danau itu, dan langsung meminumnya. Begitu air danau yang segar itu mengalir di tenggorokan, sang guru bertanya kepada murid nya.. "Bagaimana rasa air danau itu ?
"Segar, segar sekali guru ! " jawab murid tersebut..Tentu saja, karena air danau itu berasal dari mata air diatas gunung dan mengalir ke danau ini..dan sudah pasti air danau ini menghilangkan rasa asin dimulut si murid. 
 "Terasakah garam yang kau tebar tadi", Tanya guru itu kepada muridnya

"Tidak sama sekali", jawab sang murid sambil terus meminum air danau tersebut.
Sang guru hanya tersenyum melihat muridnya itu dan membiarkan muridnya minum air danau sampai puas.
Setelah murid itu selesai meminum air danau, sang guru berkata " nak, Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam, tidak kurang , tidak lebih, hanya segenggam garam.

Banyaknya masalah dan penderitaan yang kau alami di dalam hidup mu itu sudah dikadar oleh Tuhan , tidak berkurang dan tidak bertambah, sesuai untuk mu, seperti segenggam garam itu. 
Setiap manusia yang lahir di dunia ini , bahkan nabi sekalipun, tidak lepas dari masalah "..  
Si murid terdiam mendengarkan. .. "Tapi nak, rasa 'ASIN' yang dialami dari penderitaan itu sangat bergantung dari HATI yang menampungnya.
Jadi, supaya tidak merasa menderita , BERHENTILAH JADI GELAS, jadikan hati di dalam dada mu menjadi sebesar DANAU.  

"hidup memang butuh keberanian, tapi terlebih lagi ketelitian.
Cermatilah langkahmu dan waspadai tindakanmu.. Hati- hati saat mencelupkan jari di dalam toples kehidupan, kalau tidak, rasa "PAHIT" yang akan kita dapatkan...